Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Tuesday, September 21, 2010

Ketika Engkau Bersembahyang

 Ketika engkau bersembahyang
 Oleh takbirmu pintu langit terkuakkan
 Partikel udara dan ruang hampa bergetar
 Bersama-sama mengucapkan allahu akbar

 Bacaan Al-Fatihah dan surah
 Membuat kegelapan terbuka matanya
 Setiap doa dan pernyataan pasrah
 Membentangkan jembatan cahaya

 Tegak tubuh alifmu mengakar ke pusat bumi
 Ruku' lam badanmu memandangi asal-usul diri
 Kemudian mim sujudmu menangis
 Di dalam cinta Allah hati gerimis

 Sujud adalah satu-satunya hakekat hidup
 Karena perjalanan hanya untuk tua dan redup
 Ilmu dan peradaban takkan sampai
 Kepada asal mula setiap jiwa kembali

 Maka sembahyang adalah kehidupan ini sendiri
 Pergi sejauh-jauhnya agar sampai kembali
 Badan di peras jiwa dipompa tak terkira-kira
 Kalau diri pecah terbelah, sujud mengutuhkannya

 Sembahyang di atas sajadah cahaya
 Melangkah perlahan-lahan ke rumah rahasia
 Rumah yang tak ada ruang tak ada waktunya
 Yang tak bisa dikisahkan kepada siapapun
 Oleh-olehmu dari sembahyang adalah sinar wajah
 Pancaran yang tak terumuskan oleh ilmu fisika
 Hatimu sabar mulia, kaki seteguh batu karang
 Dadamu mencakrawala, seluas 'arasy sembilan puluh sembilan

Karya Emha Ainun Nadjib

Thursday, July 8, 2010

tangis itu merindukan

suaramu
nak,
membangkitkan rindu pada sunyi
tangis yang membelah malam
melarutkan rinduku pada satu masa

(betapa aku membuat kakek nenekmu
dulu, seperti halnya kini aku dalam tangismu)

suaramu
nak,
membangkitkan tangis mengurai rindu

~sibuk ngurus si kecil membuat saya jarang update posting blog ini, di postingan kali ini sengaja saya ambilkan tulisan dari salah satu Blog Ayah Azka. terimakasih~

Saturday, May 22, 2010